Kota Magelang – Mas Slamet, seorang penjual kupat tahu tradisional di Kota Magelang, akhirnya dapat mewujudkan mimpinya untuk mengembangkan usaha yang telah lama ia rintis bersama sang ibu. Berkat bantuan modal usaha dari program Promama, Mas Slamet kini mampu meningkatkan produksi sekaligus penjualan kupat tahunya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan modal usaha ini,” ujar Mas Slamet dengan senyum. “Dengan adanya tambahan modal, saya bisa membeli bahan baku dalam jumlah lebih banyak sehingga produksi kupat tahu juga meningkat.”
Sebelumnya, usaha kupat tahu yang dijalankan Mas Slamet masih tergolong kecil dan dikelola secara sederhana. Namun setelah menerima bantuan modal, ia berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan penjualan hingga dua kali lipat. Hal ini turut berdampak pada meningkatnya pendapatan usaha keluarga tersebut.
Kupat tahu buatan Mas Slamet dikenal luas oleh masyarakat, khususnya di wilayah Kota Magelang. Cita rasa tradisional yang khas membuat dagangannya memiliki pelanggan setia. “Saya berharap dengan bantuan ini, kualitas dan kuantitas produksi bisa terus meningkat sehingga mampu memenuhi permintaan pasar yang semakin besar,” tambahnya.
Program bantuan modal usaha dari Promama merupakan salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program ini, diharapkan para pelaku usaha dapat mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ke depan, Mas Slamet berencana untuk terus mengembangkan usahanya serta memperluas jangkauan pemasaran. “Saya berharap suatu saat bisa menjadi salah satu penjual kupat tahu terbesar di Magelang,” ujarnya penuh optimisme.